0

Paradoks Sederhana

Apalah arti “Epimenides si orang Kreta mengatakan bahwa semua orang Kreta adalah pembohong”?

Apakah yang dikatakan Epimenides benar dan dia bukan seorang pembohong?

Apakah yang dikatakan Epimenides tidak benar dan dia seorang pembohong?

Dan jikalau Epimenides bukan seorang pembohong, apakah yang dikatakannya tidak benar?

Membingungkan, bukan?

Bagaimana bisa satu kalimat simpel menghasilkan tiga pertanyaan dan dua konklusi?

Tentu bisa. Itulah paradoks.

A simple sentence can causes a disease. A simple question can causes a thousand conclusions.

Who knows?

That’s paradox.

Jadi, hidupku tidak berbeda dengan suatu kata bernama paradoks. Aku bingung, bimbang, apa yang salah dengan hidupku? Kupikir aku menjalani sebaik yang lainnya. Namun, ini tidak seperti yang lain. — Paradoks pertama.

Aku mencoba mencari jalan hidupku, namun sesuatu menghalanginya. Aku bingung, bimbang, apa yang salah dengan air mata yang tiap hari mengalir? Apa yang harus kulakukan? — Paradoks kedua.

Aku ingin meninggalkan sebuah kenangan manis. Aku berusaha dan nyaris berhasil. Namun semuanya memintanya kembali. Aku bingung, bimbang, apa yang salah dengan keputusanku? Aku tidak tahu. — Paradoks ketiga.

Bagaimana caranya aku menjalani hidup penuh paradoks seperti ini? Apa yang harus aku lakukan? Aku bingung.